Tukang dan Mandor Punya Sertifikat, Bisa Bersaing di 2020

Pemerintah mengejar target seluruh tenaga kerja konstruksi yang ada di Indonesia sudah tersertifikasi mulai 2017 kemarin, sesuai amanat Undang-Undang (UU) Jasa Konstruksi yang telah diselesaikan tahun 2016. Disertifikasinya tenaga kerja konstruksi ini bertujuan agar pekerja memiliki pengakuan kompetensi kerja dan bisa bersaing dengan tenaga kerja asing menyusul masuknya era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, disertifikasinya tenaga kerja tersebut nantinya tak hanya untuk menjalankan kewajiban dari UU, namun juga untuk memastikan bahwa para pekerja konstruksi yang telah tersertifikasi akan mendapatkan pekerjaan. Selain itu, pendapatannya pun akan lebih tinggi dibanding tenaga kerja yang tidak disertifikasi.

"Saya melihat jangan cuma wajib saja tapi harus ada manfaatnya. Kalau pendapatannya sama dengan yang tidak bersertifikat, orang jadi malas mendapatkan sertifikat. Jadi pendidikan sertifikasi itu harus ada, benefitnya juga ada, kita coba dengan insentif," kata Basuki saat ditemui di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (21/8/2017)

Seperti diketahui, data statistik tahun 2016 menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja konstruksi Indonesia menembus angka 8 Juta Orang. Dari jumlah tersebut hanya sekitar 10% yang memiliki sertifikat kompetensi kerja.

Artinya masih terdapat gap yang sangat besar antara tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat dan tidak bersertifikat, sehingga diperlukan percepatan sertifikasi terhadap tenaga kerja konstruksi. Pemerintah sendiri menargetkan sebanyak 500 ribu sertifikasi sepanjang tahun ini dengan pola kerja sama dengan BUMN dan swasta

Alamat : Subco Spazio Suites 525 A, Jl. Mayjend Yono Soewoyo Kav 3, Kel. Pradah Kali Kendal, Kec. Dukuh Pakis
Proudly designed with Oxygen, the world's best visual website design software
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram